Humaniora
Beranda » Humaniora » Ormas Baja Bootcamp: Didik Pengurus Masjid dan Mushola Berpikir Kreatif dan Berteknologi

Ormas Baja Bootcamp: Didik Pengurus Masjid dan Mushola Berpikir Kreatif dan Berteknologi

KABARHIBURAN.id – Cara berbuat baik antar sesama muslim dan muslimah, atau di luar muslim ibarat pepatah banyak jalan menuju Roma.

Sebab, yang terpenting, ada niat, Insya Allah, di situ akan terbuka jalanNya. Misalnya seperti, acara Jumat berkah, sedekah subuh atau, niat untuk merenovasi mushola atau membangun masjid. 

Hal itu, bisa dilakukan perorangan atau berjamaah lewat aplikasi yang banyak bertebaran di medsos mencari dana dalam rangka mencari ridhoNya – hubungan mutualisme antar sesama muslim dalam berbuat kebaikan. 

Atau datang langsung ke tempat-tempat majelis-majelis ilmu. Utarakan niat kebaikan tersebut, perbuatan tersebut, akan kembali pada diri kita pribadi. 

Seperti firman Allah SWT ini 

Gema dari Mimbar Masjid Untuk Luka dan Duka Sumatera 

اِنْ اَحْسَنْتُمْ اَحْسَنْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ ۗوَاِنْ اَسَأْتُمْ فَلَهَاۗ فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ الْاٰخِرَةِ لِيَسٗۤـُٔوْا وُجُوْهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوْهُ اَوَّلَ مَرَّةٍ وَّلِيُتَبِّرُوْا مَا عَلَوْا تَتْبِيْرًا 

“Jika berbuat baik, (berarti) kamu telah berbuat baik untuk dirimu sendiri. Jika kamu berbuat jahat, (kerugian dari kejahatan) itu kembali kepada dirimu sendiri. Apabila datang saat (kerusakan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan wajahmu, untuk memasuki masjid (Baitulmaqdis) sebagaimana memasukinya ketika pertama kali, dan untuk membinasakan apa saja yang mereka kuasai.”

QS. Al-Isrā’:7 

Atau dalam berbuat kebaikan, bikin suatu acara yang imbasnya untuk kebaikan bersama – yang melibatkan banyak orang. 

Misalnya seperti kegiatan Ormas Baja Bootcamp ini. Hal ini dapat berbuat baik secara berjemaah. Ada ilmu  yang dibawa pulang dari keikut sertaan dalam kegiatan tersebut. 

Ketika Ilmu Tak Disertai Adab 

Ormas Baja, tak lain dari dua kata yang di singkat. Pertama  Ormas, singkatan dari orang masjid. 

Dan, Baja, bagian dari wilayah – tak lain adalah orang orang masjid yang berasal dari Jawa Barat. Seperti dari Botabek, Tangsel dan Banten. 

Dengan kata lain, para mujahid yang punya satu tujuan untuk meramaikan atau memakmurkan masjid. Tak menutup kemungkinan, para mujahid berasal dari Jakarta. 

Pendiri dari Ormas Baja ini, Kyai Bungben dari Pontianak, yang merupakan penggerak dari Masjid Kapal Munzalan Indonesia.

Suatu kegiatan resmi untuk saling bersilaturahmi antar orang orang masjid berskala nasional. Berdiri tahun 2021 – saat peresmian dihadiri kurang lebih 300 orang masjid untuk saling bersilaturahmi. 

Delegasi 21 Negara Siap Ramaikan Pertemuan Akbar Bertema Ibadah Murni di ICE BSD Tangerang

Nah, untuk kegiatan Ormas Baja Bootcamp itu sendiri yang pertama dilakukan kegiatan tahun 2023 di Masjid Baitussalam, BSD, Tangerang Selatan.  

Yang kedua ini, dilaksanakan di Masjid Al Murabbi, Bandung dua hari berturut-turut pada Jumat 13 Desember 2024 hingga Sabtu 14 Desember 2024. 

“Target peserta tak lebih dari 200 orang saja. Mengingat pelaksanaannya di dalam masjid. Yang datang dari luar kota, bermalam pun di dalam masjid,” ungkap Teh Cie selaku relawan sekaligus panitia dalam acara Ormas Baja Boot Camp tersebut. 

Biaya pendaftaran masing masing peserta 200.000. Hal ini, untuk konsumsi, makan dua kali sehari plus snack. 

Selain silaturahmi, mereka akan dapat pelajaran. Seperti Keynote Speech: Teknologi digital untuk cara bisa memakmurkan masjid. Lalu, dapat AMPLI , Pengenalan dan Instalasi Program Aksi Masjid Peduli. 

Mengelola Uang Umat Transparan

Dalam sesi kedua, peserta akan dapat pembekalan Workshop Pelatihan Pengelolaan Keuangan Masjid – keuangan umat  dengan aplikasi MASLAM yakni aplikasi Pengelolaan Ziswaf Digital. 

Dengan fitur-fitur unggulan seperti, Ziswaf yang dapat  mempermudah pengelolaan zakat, infaq, sedekah, dan wakaf. 

Fitur lainnya, dapat melaporkan keuangan yang transparan dan mudah dikelola. 

Selain itu, dapat mengelola kegiatan informasi dan kegiatan jadwal sholat, acara keagamaan, hingga pengumuman penting. 

Dan juga dapat mengelola informasi data jamaah secara sistematis.  

Aplikasi MASLAM pun dapat  mendukung pengelolaan program spesial hari besar Islam. Seperti, Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, Maulid Nabi Muhammad SAW. Dan masih banyak fitur lainnya.  

Kenapa Baja Bootcamp menggunakan MASLAM?  Karena cocok untuk berbagai jenis organisasi. 

Fungsi aplikasi ini pun multifungsi dan mudah digunakan. Sebab, aplikasi berbasis cloud yang fleksibel bersifat kolaboratif, mendukung digitalisasi lembaga agar lebih modern dan inklusif.  

Terintegrasi, konsolidasi laporan membuat manajemen lebih efektif dan strategis.  

Masjid dan Mushola Berpotensi Mendapat Perolehan yang Signifikan 

Dan, kini MASLAM mendukung konsolidasi laporan keuangan untuk berbagai jenis lembaga yang berada dalam satu kesatuan manajemen. 

Seperti holding atau ekosistem organisasi terintegrasi. Fitur ini memungkinkan laporan keuangan dari setiap unit atau lembaga yang dikelola untuk dirangkum dalam satu laporan terpadu, memberikan transparansi dan efisiensi yang maksimal.  

Sesi ketiga, peserta akan dibekali pendidikan instalasi platform dengan PST Masjid, istilahnya platform pendidikan online.

Sesi keempat dan kelima, workshop artificial intelligence (AI) untuk administrasi masjid dan konten media sosial.

Lantas, kelompok peserta berdiskusi dan deklarasi perencanaan program implementasi keterampilan baru. 

Outputnya, akan menjadi luar biasa bagi masjid atau mushola yang dikendalikan bukan sekadar pada orang orang beriman saja. 

Akan tetapi, orang yang beriman, berahklah luhur serta berilmu dan ingin maju. Sebab, amanah yang diemban oleh pengurus masjid, pertanggung jawabannya, dunia dan akhirat. 

Melalui ‘pendidikan’ seperti ini, peserta memiliki layanan infaq siap eksekusi dengan potensi perolehan Rp 6 juta per bulan. 

Peserta memiliki platform pendidikan online yang berpotensi menghasilkan pendapatan. 

Dan peserta mampu memanfaatkan platform AI untuk administrasi masjid dan konten media sosial. (KH/Akizar)