Gaya Hidup
Beranda » Gaya Hidup » Rahelly Alia Makin Percaya Diri Usai Sulam Alis dan Bibir di Ali Tattoo Sulam

Rahelly Alia Makin Percaya Diri Usai Sulam Alis dan Bibir di Ali Tattoo Sulam

Rahelly Alia dan Koh Ali, pemilik Ali Tattoo Sulam. (Foto: Rezagrapher Wibisono)

KABARHIBURAN.id – Di jagat kecantikan, sulam alis dan bibir masih diminati di kalangan kaum perempuan. Hal ini dipengaruhi oleh gaya hidup masyarakat yang kian praktis.

Menurut Koh Ali, pemilik Ali Tattoo Sulam, sulam alis yang menawarkan bentuk alis semi permanen menjadi daya tarik bagi perempuan. 

“Selain mempercantik bentuk alis, sulam alis juga mempersingkat waktu berdandan,” kata Koh Ali kepada wartawan di tempat praktiknya di kawasan Taman Maria Coast The Forest, Ancol Barat, Jakarta Utara, Rabu (8/1/2025).

Apa yang disampaikan Koh Ali diamini model cantik Rahelly Alia.

Rahelly mengaku memilih teknik sulam untuk menunjang penampilannya. Selain hasil yang lebih bagus, ia juga tertarik dengan proses pengerjaannya yang minim rasa sakit.

Cigarnesia 2026 Jadi Etalase Kebangkitan Budaya Cerutu Indonesia

“Aku suka hasilnya yang natural. Awalnya aku pikir sakit, ternyata nggak,” katanya. 

Rahelly Alia saat menjalani sulam alis dan bibir di Ali Tattoo Sulam. (Foto: Rezagrapher Wibisono)

Koh Ali menambahkan, teknik sulam masih sangat diminati karena hasil akhir dan kepraktisannya. 

“Habis disulam langsung cantik 24 jam. Bangun tidur udah cantik, nggak perlu gambar gambar alis lagi. Jadi makin disayang sama pasangan,” ucapnya. 

Menurut Koh Ali, sulam alis maupun bibir tidak bisa sembarangan dilakukan. Ada teknik tertentu, sehingga bisa mendapatkan hasil yang sempurna. 

“Pertama, tentu harus disesuaikan dengan bentuk wajah. Lalu nggak boleh terlalu dalam. Kalau terlalu dalam jadi warnanya gelap, nggak segar. Jadi ada trik-triknya, ada caranya yang harus benar,” jelasnya.

Waisak 2026, Menag: Nilai Cinta Kasih Jadi Fondasi penting Membangun Kehidupan yang Harmonis

Dengan proses pengerjaan satu hingga dua jam, sulam alis dan bibir bisa bertahan sangat lama.  

“Bisa sampai delapan tahun,” pungkas Koh Ali. (KH/ian)