KABARHIBURAN.ID – Aktor sekaligus komika Fajar Nugra mengaku sempat dilanda kepanikan saat beradegan intim dengan Givina Lukita di film horor Pemikat Jiwa.
Menurut Fajar Nugra, melakoni adegan tersebut di depan kamera adalah pengalaman kali pertamanya.
“Aku khwatirnya adegan seperti ini disalahartikan lawan main maupun orang-orang di set syuting,” katanya saat jumpa pers gala premiere film Pemikat Jiwa di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2026).
Fajar kembali mengungkapkan, untuk meminimalisir rasa cemas tersebut, pihak produksi menyediakan seorang Intimacy Coordinator bernama Runi yang bertugas menjaga batasan kenyamanan dan keamanan kedua aktor selama pengambilan gambar berlangsung.
Kekhawatiran Fajar pun tidak berhenti sebelum adegan dimulai saja. Saat pengambilan gambar selesai, Fajar langsung melakukan aksi tak terduga yang langsung memecah ketegangan di set syuting.
Karena merasa khawatir aroma tubuhnya mengganggu kenyamanan Givina, ia langsung berteriak meminta tisu basah untuk diberikan kepada lawan mainnya tersebut.
“Ketika break karakter, ketika kata ‘cut’ itu, aku jadi ngerasa aduh nggak enak banget sama Givina takutnya bau kan gitu. Jadi aku yang meminta setelah ‘cut’, ‘Tisu basah! Tisu basah buat Givina, tisu basah!’ Aku yang meminta,” jelas Fajar seraya tertawa.

Selain mengkhawatirkan kenyamanan Givina, Fajar juga memikirkan perasaan sang istri di rumah. Beruntung, istrinya memberikan reaksi yang sangat positif dan mendukung karier aktingnya.
“Gimana ya izin sama istrinya? Itu sih sebenarnya. Cuman Alhamdulillah istriku profesional juga, izinin. Hadir dia mendukung, mendukung karena dia profesional,” tutur Fajar.
Sebagai informasi, Pemikat Jiwa dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026 mendatang. Diproduksi oleh Makara Production, film ini menjanjikan ketegangan yang berbeda dari film horor konvensional.
Sinopis Film Pemikat Jiwa
Film Pemikat Jiwa mengisahkan Jay (Fajar Nugra), seorang penjual ayam di pasar yang diam-diam menaruh hati kepada Wulan (Givina). Namun, perasaan yang dipendamnya tak pernah mendapatkan balasan dari perempuan yang dicintainya.
Tak mampu menerima kenyataan tersebut, Jay memilih jalan yang berbahaya. Ia nekat menggunakan praktik klenik dan ilmu mistis demi mendapatkan cinta Wulan.
Alih-alih menemukan kebahagiaan, keputusan itu justru menyeretnya ke dalam rangkaian peristiwa mengerikan yang dipenuhi teror, ketakutan, trauma, dan konsekuensi yang tidak terduga.
Melalui kisah ini, Pemikat Jiwa tidak hanya menyajikan ketegangan khas film horor, tetapi juga memperlihatkan bagaimana obsesi dan keputusasaan dapat mendorong seseorang melanggar batas-batas moral demi memenuhi keinginannya.
Selain Fajar Nugra sebagai Jay dan Givina sebagai Wulan, film ini juga dibintangi Erdin Wedrayana yang memerankan karakter Damar. (KH/ian)
