KABARHIBURAN.ID – Film drama religi Mengejar Mimpi – garapan rumah produksi Bahagia Pictures bersama MVP Pictures, A&Z Films, dan Menara Studios – akan tayang di bioskop tanah air mulai 11 Desember 2025.
Film garapan sutradara Puadin Redi ini dibintangi Dimas Seto (Faiz), Dhini Aminarti (Dania), dan Citra Kirana (Bella). Sedangkan penulis skenarionya adalah Titien Wattimena dan Puadin Redi.
Film Mengejar Restu bercerita tentang pasangan suami istri, Faiz dan Dania, yang awalnya menjalani kehidupan pernikahannya dengan harmonis, hingga sebuah ujian besar datang.
Sebuah wasiat berat dari Kyai Pondok Pesantren Tahfidz Al-Mubarak, Haji Abdullah (Hengky Tornando), yang merupakan ayah Faiz, menyatakan bahwa kepemimpinan pesantren harus diwariskan kepada keturunan laki-laki langsung dari Faiz.
Kelangsungan pesantren terancam karena Dania tidak dapat memiliki anak lagi usai rahimnya diangkat setelah melahirkan anak pertama, Arumi.

Kondisi ini memaksa Dania untuk mengorbankan perasaannya demi menjaga keberlangsungan pesantren turun-menurun.
“Kami ingin menyebarkan bahwa film ini bukan cuma tontonan, tapi juga tuntunan. Bahkan pasangan se-saleh Dania dan Faiz pun menghadapi ujian. Artinya, sabar dan ikhlas adalah kunci untuk menghadapi segala cobaan di dunia ini,” kata Puadin Redi saat jumpa pers selepas acara Exclusive Special Screening Mengejar Restu di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (6/12/2025).
Mengejar Restu tidak hanya mengandalkan alur cerita yang kuat, tetapi juga didukung oleh jajaran aktor dan aktris kualitas aktingnya tidak diragukan lagi. Selain Dhini Aminarti dan Dimas Seto, film ini juga melibatkan tiga pasutri selebritas lainnya.
Mereka antara lain Arie Untung dan Fenita Arie, Citra Kirana dan Rezky Adhitya, hingga pasangan senior Baby Zelvia dan Hengky Tornando.
Menurut Puadin Redi, kehadiran mereka tentu diharapkan dapat menambah daya tarik dan mampu menyampaikan pesan moral mendalam kepada penonton.
“Film Mengejar Restu bukan sekadar kisah tentang cinta dan restu, lebih dari itu refleksi tentang keikhlasan, keteguhan hati, pengorbanan, keberanian untuk menerima, memahami, sekaligus menegaskan bahwa kebaikan akan selalu menemukan jalannya, tentu dengan ridho Tuhan,” pungkasnya. (KH/abi)
