Ragam
Beranda » Ragam » Museum Nasional Indonesia Resmi Berlakukan Penyesuaian Harga Tiket Mulai 2026

Museum Nasional Indonesia Resmi Berlakukan Penyesuaian Harga Tiket Mulai 2026

(Foto - Dok. Museum Nasional Indonesia)
(Foto - Dok. Museum Nasional Indonesia)

KABARHIBURAN.ID – Museum Nasional Indonesia (MNI) resmi memberlakukan penyesuaian harga tiket masuk mulai 1 Januari 2026.

Kebijakan ini dilakukan seiring dengan peningkatan layanan, pembaruan infrastruktur, serta pengembangan pengalaman berkunjung yang lebih nyaman dan modern bagi masyarakat.

Kepala Museum dan Cagar Budaya (MCB), Esti Nurjadin, menjelaskan bahwa kebijakan penyesuaian harga tiket sebenarnya telah direncanakan sejak Agustus 2025. Namun, penerapannya baru dilakukan setelah sejumlah fasilitas pendukung rampung.

“Kami tunda sampai fasilitas yang kami punya sudah beres, karena sebelumnya masih dalam proses. Sistem BLU itu kan public service dengan business mindset, jadi layanan tetap menjadi prioritas utama,” kata Esti Nurjadin melalui keterangan resminya.

Sejumlah pembaruan fasilitas telah dilakukan, di antaranya pemindahan pintu masuk dan loket tiket dari Gedung A ke Majapahit Hall yang memiliki ruang lebih luas.

Wujudkan Rasa Peduli dan Solidaritas, YPJI Salurkan 140 Paket Sembako dan Ratusan Takjil

Perubahan ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung serta memperlancar arus keluar-masuk museum.

Selain itu, Museum Nasional Indonesia juga tengah menyiapkan alih fungsi auditorium di basement gedung menjadi masjid.

Fasilitas ibadah tersebut ditargetkan dapat digunakan pada akhir Januari 2026.

“Prosesnya perlu memperhatikan aspek keselamatan, termasuk emergency exit. Shaf sudah kami siapkan, hanya tempat wudhu yang masih dalam tahap penyelesaian. Diharapkan siap akhir Januari,” jelas Esti.

Peningkatan fasilitas juga berdampak pada perluasan area non-tiket. Jika sebelumnya luas area non-tiket hanya sekitar 3.800 meter persegi, kini telah diperluas menjadi 8.100 meter persegi, termasuk penataan ulang area taman di depan fasad museum.

Mudik Bareng Indomaret 2026, Berangkatkan 8.000 Pemudik dengan Bus dan Kereta Api

“Ada area non-tiket yang lebih banyak demi kenyamanan pengunjung. Kami juga menyiapkan peta fisik sebagai kenang-kenangan serta gelang tiket. Ini mulai tersedia 3 Januari nanti,” ujar Esti.

Dari sisi konten, Museum Nasional Indonesia tak hanya mengandalkan koleksi permanen.

Sejak pertengahan Desember 2025, MNI menghadirkan Pameran Sejarah Awal yang menampilkan empat temuan penting Eugene Dubois yang telah kembali ke Indonesia dan menjadi bagian dari narasi awal peradaban manusia.

Mulai Januari 2026, ruang ImersifA juga akan diperbarui dengan konsep baru. Sistem tiket pun kini dibuat lebih efisien dengan teknologi nontunai, seperti tap in dan pembayaran melalui QRIS.

“Pelan-pelan kita benahi semuanya. Sekarang sistem tiket sudah lebih cepat tanpa layanan manual,” tegas Esti.

Viral Konvoi Flare, Kompol Seala Syah Alam Imbau Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

Sebagai informasi, harga tiket Museum Nasional Indonesia kini ditetapkan Rp50 ribu untuk pengunjung umum dan Rp30 ribu untuk pelajar.

Anak di bawah usia tiga tahun serta pengunjung lansia di atas 60 tahun tetap mendapatkan akses gratis.

Untuk wisatawan mancanegara (WNA), harga tiket ditetapkan Rp150 ribu, sementara pemegang KITAS dikenakan tarif Rp50 ribu.

Harga tersebut belum termasuk tiket masuk ke ruang ImersifA yang dibanderol Rp35 ribu per orang. (KH/ian)