Oleh: Cicih Cahyati
Bunda Maria, bintang di ruang kelas,
Cantik wajahmu, namun lebih indah hatimu yang luas,
Pintar bicara, tapi lebih dalam membaca rasa,
Ahli psikologi, penyembuh jiwa yang luka.
Dengan senyum ramah dan tutur lembut,
Kau ajarkan hidup, bukan hanya teori yang rumit,
Kau tahu kapan hati perlu dimengerti,
Kau ajarkan sabar, cinta, dan empati.
Jika hidup adalah panggung seni,
Engkau menarinya dengan anggun dan murni,
Setiap langkahmu irama yang penuh makna,
Mengajarkan bahwa hidup pun bisa bahagia meski sederhana.
Dalam nyanyianmu ada harapan dan doa,
Nada-nadanya menyentuh hingga ke relung jiwa,
Membisikkan semangat bagi yang ingin menyerah,
Menguatkan yang lemah dengan suara yang megah.
Bunda Maria, tetaplah bernyanyi walau hari kelabu,
Tetaplah menari meski dunia kadang membisu,
Karena engkau bukan hanya dosen pengajar ilmu,
Tapi juga penari hati, penyembuh pilu.
Jangan pernah ragu bahwa engkau berharga,
Banyak jiwa telah kau bantu merasa lega,
Teruslah bahagia, teruslah bercahaya,
Karena dunia ini lebih indah denganmu di dalamnya.
Bundaku, Pelita ilmu, Penjaga Kalam Tuhan
Oleh: Cicih Cahyati
Dalam senyum lembut dalam senyum yang berseri,
Kau datang bak mentari menepi,
Membawa cahaya, bukan sekadar kata,
Namun ilmu dan akhlak yang tertata.
Langkahnya ringan, semangat membara,
Menyapa ramah, menembus jiwa,
Tak ada jarak antara dia dan murid,
Sebab cintanya mengalir, tak pernah surut.
Bukan hanya pengajar yang mengurai makna,
Kau penuntun jalan, penyejuk rasa,
Enerjik jiwanya, tak pernah lelah,
Membangun harap, menumbuhkan berkah.
Dalam diam malam, Bunda berdzikir,
Murojaah ayat, hatinya pun lirih bergetar,
Al-Qur’an tertanam di dalam dada,
Menjadi kompas dalam setiap langkahnya.
Profesional bukan sekadar gelar,
Namun sikap yang tegas dan benar,
Teguh memegang amanah ilmu,
Mendidik bukan hanya untuk waktu,
Tapi untuk hidup yang lurus dan utuh.
Bunda bukan sekadar pengajar kelas,
Namun teladan yang tak mudah lepas,
Pendidik sejati, cahaya zaman,
Hafidz Qur’an, penjaga harapan.
Bunda….
Bangunlah…
Tetap semangat lah…
Kami rindu hadir mu…
Kami rindu canda tawamu…
Kami rindu senandung mu…
Salam sayang
Teh Cie
