Primadona
Beranda » Primadona » Remigi Rihasalay Pilih Lilin Jadi Tema Menyambut Tahun Baru 2026

Remigi Rihasalay Pilih Lilin Jadi Tema Menyambut Tahun Baru 2026

Remigi Rihasalay saat menyambut Tahun Baru 2026. (Foto - Dok. Pribadi)
Remigi Rihasalay saat menyambut Tahun Baru 2026. (Foto - Dok. Pribadi)

KABARHIBURAN.ID – Dalam suasana duka bencana Sumatera, perancang busana Remigi igi Rihasalay, memilih lilin sebagai tema dalam menyambut Tahun Baru 2026.

Menurut Migi Rihasalay, lilin bisa menjadi simbol cahaya atau harapan untuk menuju perbaikan kehidupan.

Momen tersebut, Remigi dan suami Andrew James mengundang kerabat dan teman-teman dekat untuk menyambut kedatangan tahun 2026. 

Perayaan menyambut Tahun Baru 2026 dilakukan bergiliran di dua tempat eksotis, yakni di Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah dan Kampung Joglo Kabupaten Pandeglang, Banten.

“Saya sampaikan terima kasih khususnya kepada suami (Andrew James) , keluarga, kerabat, dan teman-teman yang turut berpartisipasi mensukseskan perayaan tahun baru,” kata Remigi Rihasalay kepada wartawan di Jakarta, Kamis (1/1/2026). 

Agnez Mo Gelar Jumpa Penggemar di Madame Tussauds Singapore

Menurut Remigi, perayaan pelepasan tahun 2025 dan penyambutan 2026 dalam suasana berbeda ini menjadi kenangan tersendiri baginya. 

Perayaan kali ini lebih sederhana dibanding tahun sebelumnya, karena Ibu Pertiwi sedang berduka atas musibah bencana alam di Sumatera.

“Dalam perayaan ini kami lebih fokus pada pembacaan doa untuk saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan daerah lain yang saat ini masih berjuang mengentaskan diri dari musibah banjir bandang,” kata Remigi.

Remigi Rihasalay dan suaminya, Andrew James, saat menyambut Tahun Baru 2026. (Foto - Dok. Pribadi)
Remigi Rihasalay dan suaminya, Andrew James, saat menyambut Tahun Baru 2026. (Foto – Dok. Pribadi)

Ia kembali menyampaikan, selama berlangsung acara perayaan tidak ada kesan hura-hura maupun foya-foya. 

“Jadi, perayaan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Pusaka, dilanjutkan dengan doa, menyalakan 1.000 lilin, dan hiburan seadanya karena masih dalam rangka berbelasungkawa,” sambung Remigi.

Dara Sarasvati: Debit Visa Bank Jakarta Praktis untuk Transaksi Luar Negeri

Remigi dan suami sengaja memilih lilin karena punya banyak simbol seperti kedamaian, keikhlasan, cahaya, harapan, kehidupan, dan lainnya. 

“Simbol ini memotivasi saudara-saudara kita yang tengah tertimpa musibah agar senantiasa ikhlas, punya harapan ke depan, dan sebagainya,” paparnya didampingi Andrew James yang merupakan arsitek asal Australia.

Sedangkan lokasi perayaan di Karimunjawa maupun Kampung Joglo, keduanya punya kesan mendalam bagi Migi dan Andrew. 

Karimunjawa yang berada di Kabupaten Jepara, merupakan daerah yang paling sering dikunjunginya untuk berburu kayu rumah joglo sebagai cikal bakal pembangunan Kampung Joglo di kawasan Pantai Tanjung Lesung. 

Selama delapan tahun pasangan suami-istri ini berburu mengumpulkan bahan-bahan kayu jati dari Jepara diboyong ke Tanjung Lesung untuk dibangun Kampung Joglo. 

Cinta Laura Habiskan Momen Tahun 2026 dengan Meditasi di Thailand

Pembangunan rumah kreatif seni sekaligus tempat pelesiran heritage ini diharapkan turut berkontribusi pada nilai wisata di Pandeglang. (KH/ian)