Musik
Beranda » Hiburan » Musik » Candil Rilis Trilogi Lagu Religi, Jadi Perenungan Diri Seiring Bertambah Usia

Candil Rilis Trilogi Lagu Religi, Jadi Perenungan Diri Seiring Bertambah Usia

Candil merilis trilogi lagu religi. (Foto - @candilkece)
Candil merilis trilogi lagu religi. (Foto - @candilkece)

KABARHIBURAN.ID – Musisi Candil memberikan kejutan bagi para penggemarnya dengan merilis trilogi lagu religi untuk menyambut bulan suci Ramadan dan hari raya Idulfitri. 

Untuk merealisasikan proyek tersebut, mantan vokalis band Seurieus ini berkolaborasi dengan musisi Bobby Sutomo.

“Ini memang baru pertama (merilis lagu religi) dan proses pengerjaaannya  dalam waktu yang relatif singkat,” kata Candil saat ditemui disela-sela acara Bukan Puasa Bersama PWI Jaya sie Musik & Film di Surabi Teras, Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu (8/3/2026).

Trilogi lagu religi ini terdiri dari lagu berjudul “Ya Ramadan”, “Denganmu”, dan satu lagu bertema Lebaran yang akan dirilis menjelang hari raya. 

Candil menjelaskan bahwa setiap lagu memiliki nuansa musik yang berbeda untuk menemani perjalanan spiritual pendengarnya.

Jazz Goes To Campus di Taman Ismail Marzuki, Sambut 50 Tahun JGTC dan 500 Tahun Jakarta

Lagu pertama tetap mempertahankan karakter rock khas Candil, sementara lagu kedua yang berjudul “Denganmu” dibalut dengan kemegahan orkestra dari Garuda Yaksa. 

Untuk lagu penutup, ia memilih genre bossa nova guna menciptakan atmosfer yang lebih santai dan hangat saat momen silaturahmi.

Candil mengaku menghadapi tantangan besar saat harus menyanyikan lagu penutup dengan teknik vokal yang sangat lembut. Ia harus menahan diri untuk tidak mengeluarkan teriakan rock demi menjaga esensi lagu yang ditujukan untuk momen makan ketupat bersama keluarga.

“Gua menahan diri untuk tidak berteriak karena kasihan orang lagi makan ketupat kalau dengar suara gua yang kencang,” ungkap Candil saat menjelaskan proses rekamannya. 

Ia bahkan mencoba gaya bernyanyi ala Kahitna agar nuansa Lebaran yang syahdu dapat tersampaikan dengan baik kepada pendengar.

Lagu Baru Ariel NOAH Jadi Pengantar Cerita Film “Dilan ITB 1997”

Selain sebagai karya seni, proyek ini juga menjadi sarana perenungan pribadi bagi Candil seiring bertambahnya usia. 

Ia mengaku merasa setiap kali Ramadan berlalu, masih banyak kekurangan dalam dirinya yang harus diperbaiki, terutama dalam hal menekan ego.

“Intinya lagu ini mengingatkan gua saja, kalau kemarin-kemarin ngerasa masih kurang, kalau dikasih kesempatan gua pengin lebih baik lagi,” pungkasnya.

Melalui trilogi ini, Candil berharap dapat memberikan warna baru dalam musik religi tanah air sekaligus menjadi pengingat bagi diri sendiri. (KH/ian)

Rayakan Dua Dekade Berkarya, Sammy Simorangkir Gelar Konser Tunggal di Jakarta