KABARHIBURAN.ID – Musisi Ndhank Surahman Hartono, eks gitaris grup band era 90-an Stinky, meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026) malam.
Kabar duka tesebut disampaikan langsung oleh organisasi komposer dan pencipta lagu AKSI (Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia) melalui akun resmi Instagram mereka.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ndhank Surahman Hartono, pencipta lagu dan musisi Indonesia, eks gitaris @stinkyband,” tulis AKSI di laman media sosialnya.
“Karya-karya fenomenal beliau, seperti ‘Mungkinkah’ dan ‘Jangan Tutup Dirimu (Stinky)’ telah menjadi bagian penting dalam perjalanan musik Indonesia dan akan terus dikenang lintas generasi,” kata mereka.
Ndhank Surahman Harton dikenal bukan hanya sebagai musisi, tetapi juga sebagai pencipta lagu yang berkomitmen memperjuangkan hak cipta dan penghargaan terhadap karya musik di Indonesia.
Ia aktif dalam ruang perjuangan bersama AKSI, menjadikan musik bukan sekadar karya seni, tetapi juga bagian dari pengabdian untuk melindungi para pencipta lagu.
Profil Singkat
Ndhank Surahman Hartono adalah gitaris sekaligus pencipta lagu grup band Stinky yang dibentuk tahun 1995.
Bersama Andre Taulany (vokal), Helman Maulana (Nano-gitar), Irwan Batara (bass), dan Edy Suryo Triputranto (drum), mereka adalah personil awal yang mendirikan Stinky.
Popularitas Stinky di industri musik Tanah Air pun meroket ketika lagu “Mungkinkah” dan “Jangan Tutup Dirimu” yang ia tulis didengar banyak orang.
Ndhank memutuskan mundur dari Stinky pada tahun 2013 karena kesibukan.
Sebelum meninggal dunia, Ndhank sempat melayangkan somasi untuk mendapatkan haknya atas royalti lagu “Mungkinkah”. Ia pun meminta maaf lewat media sosial atas keributan yang timbul. (KH/abi)
