Film Hiburan
Beranda » Hiburan » Film » Rumah Produksi Kura-Kura Ijo Garap Film Pulung Gantung, Ungkap Misteri Gelap di Gunung Kidul

Rumah Produksi Kura-Kura Ijo Garap Film Pulung Gantung, Ungkap Misteri Gelap di Gunung Kidul

Tim Rumah Produksi Kura-Kura Ijo saat memperkenalkan film Pulung Gantung kepada wartawan di Jakarta, Senin (30/9/2024). (Foto: Taufik)

KABARHIBURAN.id – Rumah produksi Kura-Kura Ijo secara resmi memperkenalkan film “Pulung Gantung”. Film bergenre misteri itu diadaptasi dari fenomena nyata yang kerap terjadi di Gunung Kidul, Yogyakarta.

Fenomena yang dimaksud serangkaian kasus bunuh diri yang menggugah mitos masyarakat setempat tentang Pulung Gantung.

Adriansyah, Sutradara film Pulung Gantung menjelaskan, meskipun tidak termasuk dalam kategori horor, film ini menyuguhkan suasana menegangkan dengan nuansa kelam yang mendalam. 

“Pulung Gantung dipercaya masyarakat sebagai penyebab utama serangkaian kematian tragis yang terjadi di Gunung Kidul,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (30/9/2024). 

Dijelaskannya, masyarakat setempat meyakini, siapa pun yang melihat ‘pulung’ (bola api misterius yang melayang di langit) akan segera menemui ajalnya dengan cara bunuh diri.

Rebecca Klopper Sempat Takut Perankan Perempuan Berhijab di Film Ahlan Singapore

“Saya merasa tertarik untuk mengangkat fenomena itu ke layar lebar sebagai bahan refleksi,” kata Adriansyah.

Menurutnya, sangat tidak tepat jika sebuah lembaga pemerintah menyebut fenomena ini sebagai warisan budaya. “Ini adalah misteri yang harus dipecahkan, bukan dilestarikan sebagai bagian dari budaya kita,” sambungnya.

Adriansyah berharap, film ini dapat memberikan perspektif baru mengenai mitos Pulung Gantung sambil mengeksplorasi alasan di balik misteri tragis tersebut.

Sementara Alexandria, aktris muda berbakat, dipercaya untuk memerankan karakter utama, Maya, seorang jurnalis investigasi yang ditugaskan menyelidiki serangkaian kematian misterius di Gunung Kidul.

Tim Rumah Produksi Kura-Kura Ijo saat memperkenalkan film Pulung Gantung kepada wartawan di Jakarta, Senin (30/9/2024). (Foto: Taufik)

Film itu menjadi debut besar Alexandria sebagai pemeran utama dalam genre misteri.

KLa Project Rayakan 37 Tahun Berkarya, Gelar Konser Lux  Nova

“Saya sangat antusias bisa terlibat dalam film ini dan memerankan karakter Maya yang penuh tantangan. Karakter ini memberikan saya kesempatan untuk menggali emosi dan rasa takut yang dalam,” ungkap Alexandria.

Di bawah arahan sutradara Ismail Sofyan Sani, Alexandria telah dipersiapkan untuk peran itu. 

“Ini calon kuat, gue yakin banget,” kata Ismail. Ia pun menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan Alexandria untuk membawa peran Maya dengan sempurna.

Rida Melinda Azmi selaku produser eksekutif menambahkan, film  Pulung Gantung bukan sekadar film misteri biasa. 

“Film ini dianggap provokatif karena mengangkat isu-isu yang sensitif, seperti bunuh diri, yang memang menjadi perhatian publik. Namun, bagi saya, ada pesan yang lebih besar, yaitu edukasi masyarakat agar tidak mempercayai mitos secara membabi buta,” katanya. 

Davina Karamoy Bintangi Series Ketiganya di WeTV, Judulnya ‘Sex, Love & 10 Million Dollars’

Menurutnya, film ini adalah warisan intelektual yang diharapkannya bisa memberikan wawasan baru kepada masyarakat luas.

Selain Rida, produser Maria Angelina dan Dedy Rismawan juga mengungkapkan komitmen mereka untuk menghasilkan film yang berkualitas, dengan menggabungkan cerita yang kuat dan visual yang memukau.

“Film ini harus menghasilkan gambar yang megah, latar yang mendukung, dan cerita yang memikat. Itu standar yang kami pegang sebagai produser,” ujar Maria.

Film Pulung Gantung berkisah tentang perjalanan Maya (diperankan oleh Alexandria), seorang jurnalis investigasi, yang ditugaskan untuk menyelidiki serangkaian kematian misterius di Gunung Kidul.

Bersama rekannya, Rama, mereka menemukan bahwa setiap kematian terkait dengan fenomena Pulung Gantung. 

Maya dan Rama memulai penyelidikan mereka, menggali lebih dalam kepercayaan mistis masyarakat setempat sambil berusaha mengungkap kebenaran di balik kematian-kematian tersebut.

Namun, di tengah perjalanan mereka, Maya mulai merasakan adanya kekuatan gelap yang lebih besar daripada sekadar bunuh diri. 

Jejak-jejak misterius yang mereka temukan membawa mereka pada konspirasi yang jauh lebih mengerikan dari yang mereka bayangkan.

Proses produksi film Pulung Gantung dilakukan di lokasi nyata di Gunung Kidul, di mana beberapa kejadian bunuh diri pernah terjadi.

Menurut Adriansyah, hal ini memberikan kesan autentik yang mendalam pada film tersebut.

“Kita menggunakan lokasi yang benar-benar pernah menjadi tempat kejadian. Ini memberikan nuansa yang sangat realistis dan menambah intensitas misteri dalam film,” katanya. (KH/ian)