KABARHIBURAN.ID – Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Love Semprong Indonesia, produsen camilan atau kue ringan dengan brand Love Semprong, tengah kebanjiran pesanan.
Pendiri sekaligus owner Love Semprong, Victor Tawarik, mengatakan bahwa puncak penjualan selalu terjadi setiap menjelang perayaan hari besar atau hari raya.
“Yang pesan ini banyak reseller terus perusahaan-perusahaan yang buat ngasih karyawannya, nggak hanya Natal sih, Imlek Lebaran itu juga biasa, setiap 3 bulan itulah paling gila-gilaan,” kata Victor saat menggelar media visit di rumah produksi Love Semprong di Cipondoh, Tangerang, Banten.
Tahun ini produksi Love Semprong mencapai sekitar 800 ribu-an toples. “Target tahun depan (2026) Love Semprong bisa 1 juta toples,” ujar Victor.
Meski omzet melonjak drastis, Victor Tawarik justru lebih bangga dengan program sosial yang dijalankan perusahaannya.
Baru-baru ini tim Love Semprong mengunjungi Panti Asuhan Abimata di Bintaro, Tangerang Selatan, untuk merayakan Natal bersama serta membagikan ratusan toples camilan semprong.

tim Love Semprong saat mengunjungi Panti Asuhan Abimata di Bintaro, Tangerang Selatan, untuk merayakan Natal bersama.
“Kemarin kita datang ke panti asuhan Abimata di Bintaro, kita berbagi merayakan Natal bersama dengan mereka, karena saya pengen semprong ini enggak cuma hanya nyari uang duit gitu doang, tapi kita bisa menjadi dampak buat masyarakat sekitar,” ucap Victor.
Tahun ini Love Semprong bahkan menyewa mobil khusus untuk mengajak puluhan anak panti asuhan nonton bioskop di Mall Balai Kota Tangerang.
Selain itu, mereka juga membagikan semprong ke panti orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sambil mengajak bernyanyi lagu-lagu rohani bersama-sama.
Victor menegaskan bahwa positioning brand Love Semprong memang sengaja dibangun dengan mengedepankan nilai “berkah” bagi sesama.
“Kita ingin jadi berkat bagi banyak orang, jadi keberkahan gitu,” ujar pria yang juga memberdayakan masyarakat sekitar sebagai karyawannya.
Sebelumnya, lewat akun media sosialnya, Love Semprong pernah viral karena memberi reward dua toples semprong ditambah uang tunai Rp100.000 kepada orang yang tertangkap kamera melakukan perbuatan baik di tempat umum. Kegiatan serupa masih terus berlanjut hingga kini dalam format yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Dengan kombinasi pertumbuhan bisnis yang pesat dan konsistensi program sosial, Love Semprong membuktikan brand lokal mampu sukses sekaligus memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Saya berharap semakin banyak pelaku usaha tanah air yang menjadikan berkah sebagai tujuan utama dan tidak melulu melihat keuntungan finansial,” pungkas Victor Tawarik. (KH/ian)
