Oleh: Cici Cahyati (Mahasiswi STIT Bandung)
KABARHIBURAN.id – Dengan mengharap ridha Allah SWT dan berkah dari Kalam-Nya yang agung, Indonesia kembali mencatat sejarah penting dalam perjalanan dakwah Al-Qur’an.
Sebuah peristiwa monumental akan digelar di jantung ibu kota, tepatnya di Masjid Istiqlal Jakarta: Pelatihan dan Pembekalan 10.000 Mu’allim Al-Qur’an — sebuah momentum sakral yang bukan sekadar acara, tetapi gerakan besar demi kebangkitan generasi Qur’ani di seluruh penjuru Nusantara.
Acara yang dijadwalkan pada Kamis, 10 Juli 2025 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini, menjadi momen langka dan penuh nilai spiritual.
Ribuan para pengajar Al-Qur’an dari berbagai daerah akan berkumpul, berikrar satu niat dan satu perjuangan: menghidupkan semangat mengajar Al-Qur’an yang mencerahkan umat dan meneguhkan peradaban Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Dalam suasana yang penuh semangat dan nuansa ukhuwah Islamiyah, acara akbar ini juga —- Insya Allah akan dihadiri oleh para tokoh penting dan ulama terkemuka nasional, di antaranya: Menteri Agama RI, sekaligus imam besar masjid Istiqlal Prof. Nasarudin Umar, KH. Syukron Makmun, BA. Kepala Kanwil Kemenag Jakarta. Rektor UIN SMH Banten. Qari legendaris KH. Muammar ZA dan KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi sebagai penulis buku metode ishlah — untuk pelajaran dan pengajaran para muallim. Putra asli Karawang.
Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa gerakan ini mendapatkan dukungan penuh dari seluruh lapisan umat — baik dari kalangan birokrat, akademisi, maupun ulama. Ini bukan sekadar acara pelatihan, melainkan arena penguatan sinergi antara ilmu, iman, dan amal.
Cahaya dari Timur — Obor Dakwah yang Tak Pernah Padam
Sebagai seorang mu’allim maupun mu’allimat, peran pengajar Al-Qur’an adalah laksana lentera di tengah gulita zaman. Mereka adalah penjaga mata air ilmu, pembimbing jalan kebenaran, dan penanam benih kebaikan dalam hati generasi mendatang.
Dalam dunia yang kian terpapar arus hedonisme dan materialisme, keberadaan guru-guru Al-Qur’an menjadi tiang utama dalam menjaga nilai-nilai luhur Islam tetap hidup.
Melalui acara ini, para peserta akan mendapatkan penyegaran metode pengajaran Qur’an yang adaptif dan berlandaskan sunnah.
Selain itu, inspirasi ruhiyah dari para ulama dan tokoh nasional dalam penguatan misi dakwah Qur’ani untuk menjawab tantangan zaman dan Jaringan ukhuwah lintas daerah antar para pengajar Qur’an
Bangkit Bersama — Membangun Peradaban dari Masjid
Masjid Istiqlal, sebagai ikon kebanggaan umat Islam Indonesia, menjadi saksi awal dari kebangkitan ini. Di tempat inilah ruh jihad ilmiah dan ruhiyah kembali ditiupkan ke dada para guru Al-Qur’an, yang selama ini bekerja dalam senyap namun penuh ketulusan.
Gerakan ini juga menjadi seruan moral dan spiritual bahwa membumikan Al-Qur’an bukanlah tugas satu-dua orang, melainkan amanah kolektif umat.
Ketika 10.000 pengajar Qur’an bersatu dalam niat dan langkah, maka cahaya kebaikan akan menjelma menjadi kekuatan dahsyat yang menembus batas ruang dan waktu.
Ayo Hadir dan Ambil Bagian dalam Sejarah!
Kepada segenap mu’allim dan mu’allimat di seluruh pelosok negeri, panggilan ini bukan sekadar undangan, melainkan seruan iman. Mari datang, hadirkan diri, dan ikrarkan kembali komitmen sebagai penjaga warisan ilahi. Sebarkan kabar ini kepada sahabat, saudara, dan komunitas pengajar Qur’an lainnya — karena setiap langkah menuju majelis ilmu adalah langkah menuju keberkahan.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)
Semoga langkah ini menjadi bagian dari jihad fi sabilillah yang mendatangkan keberkahan dunia dan akhirat.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. (KH/***)
