KABARHIBURAN.id – Rumah produksi Paraperi Production menggandeng tiga petinju terkenal, yakni Paris Fernandes, Daud Yordan, dan Ellyas Pical untuk bermain peran di film berjudul JOY.
Film JOY garapan anak lokal dari Depok itu, mengajak ketiga petinju tersebut beradu akting bersama sejumlah selebgram dan artis peran.
Film bergenre aksi, romantis, sekaligus komedi tersebut diproduseri Janet Sutan.
“Film ini karya anak lokal Depok yang nanti targetnya mau ditayangkan Bioskop XXI,” kata Rivandra Sutan selaku sutradara film JOY dalam keterangan resminya, Kamis (24/10/2024).
Menurut Rivanda Sutan, dalam waktu dekat ini, mereka akan melakukan testcam sebelum melakukan proses syuting film.
“Jadi nanti Paris Fernandes, Daud Yordan dan Ellyas Pical tetap akan berperan sebagai diri mereka masing-masing,” katanya.
Rivanda kembali menjelaskan, film JOY adalah sebuah kisah fiksi yang menceritakan perjalanan transformasi seorang berandal jalanan, yang berani mengambil keputusan untuk memulai hidup baru.

Dalam upaya menjadi pribadi yang lebih baik, ia menghadapi berbagai tantangan dan berjuang melawan bayang-bayang masa lalunya.
Melalui setiap proses yang dilaluinya, semakin membentuk dan mengukuhkan tekadnya untuk berubah.
Setiap langkah yang ia ambil membawa perubahan nyata, membuktikan bahwa perjalanan menuju perbaikan diri adalah sebuah proses yang berharga dan tak terelakkan.
Karakter Jordy Okta Yudha yang akrab dipanggil JOY, diperankan Yeremia Leonard Posumah. Sosok JOY adalah seorang berandal jalanan yang tidak pernah punya mimpi dan ambisi dalam hidupnya.
Setiap hari ia hanya bersenang-senang dan menghabiskan waktu bersama teman satu gengnya. Meski JOY seorang berandalan, namun JOY dikenal sebagai sosok yang kocak, hati yang lembut, dan perhatian.
Suatu hari, Gompal, diperankan Vanjhoov, mantan sahabat JOY yang sekaligus menjadi musuh bebuyutan JOY, menyerang JOY dan teman-temannya yang sedang asik minum alkohol.

Penyerangan brutal dari Gompal dan gengnya adalah pembalasan dendam karena JOY telah membuat Gompal harus masuk ke dalam jeruji besi.
JOY yang tidak siap dengan penyerangan ini pun babak belur. Gompal meninggalkan JOY tergeletak di jalan seorang diri dengan tubuh penuh luka dan bersimbah darah.
Setelah penyerangan brutal itu, JOY terbangun di sebuah camp tinju milik Bimo diperankan Fajar Gomez.
Bimo menjelaskan apa yang terjadi dan ia pun mengizinkan JOY untuk pergi jika tubuhnya sudah pulih. Namun, JOY terpikat oleh Sisilia, adik Bimo yang diperankan Fara Ayu Lukmana Putri (Fara Fibula).
JOY pun merasakan sesuatu yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Ia memberanikan diri meminta izin Bimo agar bisa tetap tinggal di sana dan mendalami ilmu tinju.
Awalnya Bimo menolak karena trauma masa lalunya, namun JOY tetap bersikeras dengan segala cara.
Akhirnya Bimo mengizinkan JOY tetap tinggal dan mulai melatihnya bertinju. JOY pun berusaha memperdalam tinju lebih lagi untuk memikat hati Sisilia.
Seiring waktu, JOY juga menunjukkan perubahan hidup yang signifikan. Dia bangun pagi, rutin berolahraga, dan meninggalkan kebiasaan buruknya.
Melihat perubahan ini, Bimo dan Sisilia semakin optimis bahwa JOY bisa menjadi petinju profesional. Hubungan mereka pun semakin dekat seperti keluarga.
Keceriaan JOY bahkan mulai membawa kembali senyum Bimo yang hilang setelah kematian murid tinju kesayangannya.
Namun, kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama. Gompal dan anak buahnya datang menyerang camp tinju.
JOY dan Bimo berhasil mengalahkan mereka, tetapi ancaman Gompal untuk kembali menyerang terus menghantui JOY.
Dalam dilema antara masuk dalam dunia tinju profesional atau kembali ke jalanan, JOY memutuskan untuk menemui Gompal sendirian.
“Seperti apa kisah selanjutnya, tunggu film ini tayang di bioskop. Film ini akan kami dipersembahkan bagi masyarakat Indonesia,” kata Rivanda Sutan. (KH/abi)
