Oleh: Tim Kajian Turats LPQQ Indonesia DPD Kota Depok
وَقُلِ ٱعۡمَلُواْ فَسَيَرَى ٱللَّهُ عَمَلَكُمۡ وَرَسُولُهُۥ وَٱلۡمُؤۡمِنُونَۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَٰلِمِ ٱلۡغَيۡبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Bekerjalah! Maka, Allah, rasul-Nya, dan orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu. Kamu akan dikembalikan kepada (Zat) yang mengetahui yang gaib dan yang nyata. Lalu, Dia akan memberitakan kepada kamu apa yang selama ini kamu kerjakan.”
(QS. At-Taubah : 105)
Banyak perjumpaan yang hanya menghadirkan kebersamaan. Namun, ada pula pertemuan — silaturahmi yang melahirkan harapan, menguatkan tekad, dan menyalakan kembali cahaya perjuangan.
Setidaknya, begitulah salah satunya KOPDAR ke-8 LPQQ Kota Depok — berbuat perjumpaan, bukan sekadar silaturahmi biasa.
Sabtu, 25 Juli 2026 — bertepatan dengan 10 Safar 1448 Hijriah, menjadi hari yang bermakna bagi keluarga besar Lembaga Pembelajaran Qiroatil Qur’an Indonesia (LPQQ) Kota Depok. Bertempat di KBMA Majelis Taklim Al Hasan, Jalan Kemang Raya, Gang Meda 1, RT 002/RW 005, Kelurahan Cilodong, Kecamatan Cilodong. Lebih dari 50 peserta berkumpul dalam satu majelis ilmu yang dipenuhi semangat ukhuwah, musyawarah, dan cita-cita besar membumikan Al-Qur’an di Kota Depok.

Di tempat inilah, langkah-langkah kecil dipertemukan menjadi gerakan besar. Sebab, sejarah membuktikan, perubahan selalu bermula dari hati yang ikhlas, lalu disatukan oleh visi yang sama.
إِنَّمَا ٱلۡمُؤۡمِنُونَ إِخۡوَةٞ فَأَصۡلِحُواْ بَيۡنَ أَخَوَيۡكُمۡۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُونَ
Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah kedua saudaramu (yang bertikai) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu dirahmati.
(QS. Al-Hujurat : 10)
Ayat ini menjadi ruh yang menghidupkan seluruh rangkaian kegiatan. Silaturahmi, bukan sekadar berjabat tangan. Melainkan, menyatukan hati dalam perjuangan, menegakkan kalimat Allah melalui pendidikan Al-Qur’an.
Sholawat Mengawali, Nasihat Menguatkan
Kegiatan dibuka dengan lantunan sholawat yang syahdu dari Tim Hadroh Raudhatul Jannah Muallimat LPQQ Kota Depok. Alunan pujian kepada Rasulullah SAW seakan mengingatkan, bahwa setiap perjuangan dakwah harus selalu berpijak pada cinta kepada Nabi.
Suasana semakin khidmat ketika Kyai Abdul Hamid, M.Pd., selaku sahibul majelis, menyampaikan tausiyah pembuka. Beliau mengajak seluruh peserta untuk terus meluruskan niat, menjaga keikhlasan, dan menjadikan ilmu sebagai jalan menuju kemuliaan, bukan sekadar kebanggaan.
Pesan itu sejalan dengan firman Allah SWT,
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا قِيلَ لَكُمۡ تَفَسَّحُواْ فِي ٱلۡمَجَٰلِسِ فَٱفۡسَحُواْ يَفۡسَحِ ٱللَّهُ لَكُمۡۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُواْ فَٱنشُزُواْ يَرۡفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مِنكُمۡ وَٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَ دَرَجَٰتٖۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٞ
Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Apabila dikatakan, “Berdirilah,” (kamu) berdirilah. Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.
(QS. Al-Mujadilah : 11)
Dalam Islam, ilmu tidak berhenti pada pengetahuan. Ilmu, harus melahirkan amal, manfaat, dan peradaban.
Dari Musyawarah Menuju Gerakan
Orientasi dan pengarahan disampaikan oleh Ketua DPD LPQQ Kota Depok, Yahya John Arianto. Kemudian, dilanjutkan diskusi dipandu oleh Sekretaris DPD LPQQ Kota Depok, Ustadz Hilal Achmad, bersama Bendahara DPD, H. Deden.
Fokus utama, pembahasan percepatan pembentukan 100 Kelompok Belajar Membaca Al-Qur’an (KBMA) di Kota Depok, sekaligus memperkuat sinergi dengan BAZNAS Kota Depok dan Kementerian Agama Kota Depok.
Target 100 KBMA, bukanlah sekadar pencapaian angka administratif. Di balik setiap KBMA terdapat harapan agar semakin banyak anak, remaja, orang tua, hingga lanjut usia memperoleh kesempatan belajar membaca Al-Qur’an dengan mudah, dekat, dan berkesinambungan.
Gerakan ini merupakan ikhtiar kolektif untuk mengurangi buta aksara Al-Qur’an, sekaligus menumbuhkan generasi yang mencintai kitab sucinya.
Allah SWT berfirman,
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تُحِلُّواْ شَعَٰٓئِرَ ٱللَّهِ وَلَا ٱلشَّهۡرَ ٱلۡحَرَامَ وَلَا ٱلۡهَدۡيَ وَلَا ٱلۡقَلَٰٓئِدَ وَلَآ ءَآمِّينَ ٱلۡبَيۡتَ ٱلۡحَرَامَ يَبۡتَغُونَ فَضۡلٗا مِّن رَّبِّهِمۡ وَرِضۡوَٰنٗاۚ وَإِذَا حَلَلۡتُمۡ فَٱصۡطَادُواْۚ وَلَا يَجۡرِمَنَّكُمۡ شَنَـَٔانُ قَوۡمٍ أَن صَدُّوكُمۡ عَنِ ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِ أَن تَعۡتَدُواْۘ وَتَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡبِرِّ وَٱلتَّقۡوَىٰۖ وَلَا تَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡإِثۡمِ وَٱلۡعُدۡوَٰنِۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syiar-syiar (kesucian) Allah,193) jangan (melanggar kehormatan) bulan-bulan haram,194) jangan (mengganggu) hadyu (hewan-hewan kurban)195) dan qalā’id (hewan-hewan kurban yang diberi tanda),196) dan jangan (pula mengganggu) para pengunjung Baitulharam sedangkan mereka mencari karunia dan rida Tuhannya!197) Apabila kamu telah bertahalul (menyelesaikan ihram), berburulah (jika mau). Janganlah sekali-kali kebencian(-mu) kepada suatu kaum, karena mereka menghalang-halangimu dari Masjidilharam, mendorongmu berbuat melampaui batas (kepada mereka). Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksaan-Nya.
(QS. Al-Ma’idah : 2)
Ayat tersebut, menjadi fondasi penting, bahwa dakwah Al-Qur’an hanya akan tumbuh melalui sinergi, kolaborasi, dan semangat saling menguatkan.
Menghidupkan Sabda Rasulullah SAW
Perjuangan mengajarkan Al-Qur’an memiliki kedudukan yang sangat mulia.
Rasulullah SAW bersabda,
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. al-Bukhari, No. 5027).
Dalam hadis lain, Rasulullah SAW bersabda,
“Barang siapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, No. 2699).
Kedua hadis tersebut menjadi motivasi spiritual bagi para penggerak LPQQ, bahwa setiap langkah menuju majelis Al-Qur’an bukan sekadar aktivitas organisasi. Melainkan, ibadah yang bernilai pahala dan investasi akhirat.
Membuka Ruang Kolaborasi
KOPDAR ke-8 juga menghadirkan H. Ridwan Al Mughnie, Direktur Utama Arra Wisata Haramain, bersama dua koleganya.
Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan informasi mengenai layanan umrah dengan sistem pembayaran di Makkah (COD). Kehadiran mitra eksternal ini, memperlihatkan, bahwa gerakan dakwah akan semakin kuat ketika mampu membangun jejaring kolaborasi yang sehat, profesional, dan saling menguatkan.
Kebersamaan yang Menumbuhkan Harapan
Menjelang akhir kegiatan, seluruh peserta menunaikan sholat Zuhur berjamaah. Kemudian, menikmati makan siang bersama — dalam suasana penuh keakraban.
Di meja sederhana itu tidak ada sekat jabatan, usia, maupun profesi. Yang ada, hanyalah persaudaraan dalam Al-Qur’an.
Kebersamaan semacam inilah yang menjadi energi sebuah gerakan. Sebab, organisasi tidak dibangun hanya oleh program kerja. Tetapi, oleh hati-hati yang bersedia berkorban, saling menguatkan, dan istiqomah menjaga amanah.
Menatap Masa Depan
LPQQ Indonesia DPD Kota Depok telah menetapkan sejumlah agenda strategis, yaitu:
Pembentukan 100 KBMA di Kota Depok.
Seminar Sosialisasi Metode Ishlah.
Wisuda Santri bertepatan dengan Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2026.
Seluruh agenda tersebut, diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperluas dakwah literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Jalan Panjang Pengabdian
Sesungguhnya KOPDAR ke-8 telah usai, tetapi perjuangannya baru saja dimulai.
Masih ada masyarakat yang menunggu sentuhan dakwah Al-Qur’an. Masih ada anak-anak yang menanti guru. Masih ada orang tua yang ingin mampu membaca Kalamullah sebelum senja usia menghampiri.
Karena itu, langkah ini tidak boleh berhenti.
Mari terus merawat ukhuwah. Mari memperkuat kolaborasi. Mari menghadirkan manfaat yang nyata.
Semoga Allah SWT menjadikan setiap huruf Al-Qur’an yang diajarkan sebagai cahaya di dunia, pemberat timbangan amal di akhirat, serta amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga hari ketika seluruh amal dipertanggungjawabkan.
“Ya Allah, mudahkanlah langkah kami dalam melayani Al-Qur’an, ikhlaskan hati kami dalam berkhidmat. Dan, jadikan gerakan 100 KBMA sebagai wasilah lahirnya generasi Qur’ani di Kota Depok. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.”
*****
