KABARHIBURAN.ID – Ashanty mengaku semakin serius mempersiapkan langkah baru dalam hidupnya melalui jalur pendidikan dan aktivitas sosial.
Ashanty mengungkapkan bahwa ia tengah menempuh kembali pendidikan sarjana (S1) demi menunjang rencana profesi barunya yang berkaitan dengan advokasi sosial, khususnya isu kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Alasan Ashanty, ia memiliki latar belakang pendidikan yang sebelumnya belum sepenuhnya linier dengan bidang yang ingin ia tekuni.
Ia diketahui memiliki latar S1 politik, S2 manajemen bisnis, serta tengah menyelesaikan program doktoral (S3) di bidang pengembangan sumber daya manusia (PSDM). Karena itu, Ashanty memilih mengambil S1 baru sebagai bekal keilmuan yang lebih relevan.
“Aku ingin benar-benar punya kapasitas sendiri untuk membantu orang lain, tanpa harus terus bergantung pada bantuan pihak lain,” ujar istri Anang Hermansyah ini.
Di sisi lain, Ashanty juga menyoroti peran besar sang suami yang turut menginspirasi perjalanan akademiknya.
Ashanty menyebut Anang memiliki pemahaman mendalam di bidang industri musik, bahkan telah melanjutkan pendidikan hingga program doktor (S3) di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya.
“Mas Anang itu sangat memahami bidangnya, dari pengalaman sebagai pelaku sampai mengkritisi industri. Sekarang juga sudah mulai S3,” ungkapnya.
Selain fokus akademik, Ashanty juga aktif menyuarakan isu sosial melalui podcast. Ia mengaku beberapa kontennya berhasil membantu korban mendapatkan keadilan, termasuk kasus di daerah yang viral hingga mendapat perhatian pihak berwenang.
“Walaupun belum banyak, tapi ada beberapa kasus yang terbantu. Dari situ aku merasa punya kemampuan untuk melakukan sesuatu yang lebih besar,” katanya.
Ketertarikan terhadap isu kekerasan anak dan perempuan juga dipengaruhi pengalaman pribadi Ashanty di masa lalu.
Hal tersebut membuat Ashanty berkomitmen untuk ikut mendorong perubahan, termasuk pentingnya edukasi pranikah guna mencegah dampak buruk dalam keluarga.
“Banyak orang menikah tanpa bekal yang cukup, padahal dampaknya besar bagi anak-anak. Semua itu dimulai dari rumah,” tegasnya.
Dalam waktu dekat, Ashanty juga dijadwalkan menjalani ujian terbuka sebagai tahap akhir program doktoralnya. (KH/ian)
