Film Hiburan
Beranda » Hiburan » Angel Pol: Film Drama Komedi Musikal Koplo Tayang di Bioskop Mulai 19 Juni 2025

Angel Pol: Film Drama Komedi Musikal Koplo Tayang di Bioskop Mulai 19 Juni 2025

Jumpa pers usai premiere film Angel Pol di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/6/2025).
Jumpa pers usai premiere film Angel Pol di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/6/2025).

KABARHIBURAN.id Film Angel Pol garapan rumah produksi DHF Entertainment akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 19 Juni 2025.

Mengusung genre drama komedi musikal, film yang  disutradarai Hanny R. Saputra dan skenario ditulis Asaf Antariksa ini, sukses saat tur promo ke 6 kota, yakni di Surabaya, Kediri, Malang, Solo, Semarang, dan Yogyakarta

Film Angel Pol diproduseri oleh Johansyah Jumberan dan Victor G. Pramusinto.

Johansyah Jumberan mengatakan bahwa film Angel Pol telah mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakat saat tur di 6 kota. 

“Ini terbukti dari antusiasme penonton di setiap kota. Penonton tampak terhibur, tertawa lepas, dan menikmati cerita yang disajikan,” katanya saat jumpa pers usai premiere film Angel Pol di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/6/2025). 

Rebecca Klopper Sempat Takut Perankan Perempuan Berhijab di Film Ahlan Singapore

Angel Pol merupakan sebuah film drama komedi yang dibalut nuansa musik dangdut koplo, diselipi sindiran halus mengenai pemerintah dan masalah-masalah sosial di masyarakat. 

Dalam film ini, penonton diajak untuk mentertawakan kesederhanaan hidup sambil bergoyang sesuai irama koplo, sebuah genre musik yang merupakan percampuran dari bermacam-macam aliran, sehingga melambangkan keberagaman. 

Jumpa pers usai premiere film Angel Pol di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/6/2025).
Jumpa pers usai premiere film Angel Pol di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/6/2025).

“Inilah spirit yang ingin disampaikan film Angel Pol. Jadi perbedaan dan masalah hidup juga dapat dinikmati dan menjadi inspirasi,” kata Johansyah Jumberan.

Cerita Angel Pol berpusat pada Jati (Bhisma Mulia) dan Lastri (Michelle Ziudith), dua manusia yang menjadi korban ketidakadilan. 

Jati harus kehilangan beasiswa, dan Lastri dilecehkan oleh seorang produser musik sekaligus ditipu calo tenaga kerja.

KLa Project Rayakan 37 Tahun Berkarya, Gelar Konser Lux  Nova

Ketidakadilan hidup justru menyatukan Jati dan Lastri. Bersama-sama, mereka merangkai mimpi lewat sebuah orkes dangdut keliling yang tampil di atas sebuah truk yang dimodifikasi menjadi panggung dadakan.

Angel Pol merupakan sebuah komedi satir yang mampu membuat penonton tertawa sambil merenungkan masalah-masalah hidup di sekitarnya. Didampingi alunan dangdut koplo, film ini memberikan sebuah paket lengkap: hiburan, musik, nuansa budaya, roman, sekaligus pesan moral yang penting. 

Keunikan Angel Pol juga terletak pada lirik yang disertakan di setiap lagu, sehingga penonton dapat bernyanyi bersama saat menonton.

Deretan aktor dan aktris yang turut terlibat antara lain: Michelle Ziudith, Bhisma Mulia, Jolene Marie, Fajar Nugra, Dayu Wijanto, Ananda George, Yono Bakrie, Siti Fauziah, Toni Belok Kiri, dan Bogang Bakar. 

Satu lagi keunikan film Angel Pol adalah pemeran utamanya, Michelle Ziudith, juga menyumbangkan suara emasnya di 4 judul lagu bernuansa dangdut koplo, yaitu Pepes Rempelo, Angel Pol, Tembang Ani-Ani, dan LDR (Layer Dungo Restu). 

Davina Karamoy Bintangi Series Ketiganya di WeTV, Judulnya ‘Sex, Love & 10 Million Dollars’

Tak heran jika banyak yang menyangka bahwa Michelle Ziudith tengah banting setir menjadi biduan dangdut. Empat lagu tersebut dapat dinikmati di platform musik digital. 

Angel Pol merupakan film kedelapan yang diproduksi oleh DHF Entertainment sejak mulai aktif pada tahun 2015. 

“DHF Entertainment juga terus menjaga komitmennya untuk menghadirkan film-film yang lebih berkualitas di masa mendatang,” kata Victor G. Pramusinto.

Sinopsis Film Angel Pol

Jati (Bhisma Mulia), mahasiswa seni rupa, harus mengubur mimpinya setelah kehilangan beasiswa. 

Sementara itu, Lastri (Michele Ziudith), gadis desa yang ingin mengubah nasib di kota, justru tertipu dan kehilangan segalanya. 

Takdir mempertemukan mereka dalam keterpurukan, dan bersama-sama mereka membangun orkes dangdut keliling dengan berbagi mimpi, tawa, dan tanpa sadar, cinta.

Namun, kesuksesan datang dengan harga. Seiring bersinarnya karir Lastri sebagai penyanyi dan ketenaran Jati sebagai pelukis, jarak mulai tercipta. Ragu, kesalahpahaman, dan keadaan yang tak berpihak mendorong mereka untuk menjauh, hingga perpisahan menjadi pilihan tanpa kata. Lalu bagaimana kelanjutan orkes dangdut mereka? (KH/ian)