Humaniora
Beranda » Humaniora » Semangat Al-Qur’an Menggema di Pembukaan MTQ 2026 Tingkat Kabupaten Sumedang

Semangat Al-Qur’an Menggema di Pembukaan MTQ 2026 Tingkat Kabupaten Sumedang

Oleh: Cici Cahyati

Langit Kecamatan Pamulihan tampak begitu cerah, seakan turut menyambut kemeriahan Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026.

Suasana penuh semangat, kebersamaan, dan syiar Islam begitu terasa sejak pagi hari. Ribuan masyarakat hadir untuk menjadi saksi dimulainya perhelatan akbar yang menjadi wadah pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Sumedang.

Alhamdulillah, aku merasa bangga dapat menjadi bagian dari kegiatan ini sebagai perwakilan Kecamatan Tanjungkerta.

Kesempatan untuk turut memeriahkan MTQ merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah dalam mendukung syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Ketika Aku Monolog:Aku Bukan Siapa-Siapa Kamu(Jilid 1)

Kecamatan Tanjungkerta mengirimkan sekitar 200 peserta pawai ta’aruf, yang terdiri dari unsur Forkopimcam, para kepala desa, TP PKK, UPTD, BKMM-DMI, ibu-ibu majelis taklim, serta berbagai elemen masyarakat. Kekompakan, kerapihan, dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan menjadi cerminan kuatnya ukhuwah serta kecintaan masyarakat Tanjungkerta terhadap Al-Qur’an.

MTQ Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 diikuti oleh 392 peserta, terdiri dari 198 peserta putra dan 194 peserta putri, yang merupakan putra-putri terbaik dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Sumedang.

Mereka akan berkompetisi dalam berbagai cabang musabaqah sebagai bentuk ikhtiar melahirkan generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya.

Acara pembukaan secara resmi dibuka oleh Bupati Sumedang, Bapak H. Dony Ahmad Munir. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ sebagai sarana membangun generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.

Beliau juga mengingatkan bahwa Al-Qur’an tidak cukup hanya dibaca dengan indah, tetapi harus menjadi pedoman hidup yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar hadir dalam keluarga, lingkungan, dan masyarakat.

Jalan Pulang Seorang Peserta Didik

MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, MTQ adalah momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an, serta membangun karakter masyarakat yang religius, berakhlak, dan berperadaban. Dari lantunan ayat-ayat suci yang menggema, diharapkan lahir generasi yang mampu menjadi penerang bagi keluarga, daerah, bangsa, dan agama.

Semoga seluruh rangkaian MTQ Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 berjalan dengan lancar, melahirkan qari dan qariah terbaik, serta membawa keberkahan bagi Kabupaten Sumedang. Mari jadikan Al-Qur’an bukan hanya sebagai bacaan, tetapi juga sebagai pedoman hidup dalam setiap langkah kehidupan. Karena kemuliaan suatu daerah akan lahir dari masyarakat yang mencintai, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.
*****